Juli 2014. saat ini sedang hits mengenai pilpres.. ya.. pilpres. calon presiden dan wakil presiden yang akan dipilih untuk memimpin Indonesia 5 tahun kedepan adalah pasangan Prabowo-Hatta dan Jokowo-JK. semua orang dari anak-anak sampai nenek-nenek, tukang bakso sampai konglomerat membicarakan kedua pasangan ini. bahkan orang yang cuek, ngga ngerti dan masa bodo hingga paham beneran kini mulai berbincang tentang kedua pasang cawapres tersebut. tiap hari dikoran, berita dan sosial media mengangkat perbincangan pilpres 2014. ada yang menjelekkan, menghujat, memfitnah, ada yang netral, dan tentu saja ada yang tetap santai nonton acara tv lain seperti ganteng-ganteng serigala atau catatan hati seorang istri... nah loh, kok malah ganti topik. hehe oke yang terakhir tadi sepertinya tidak perlu dibahas lebih jauh. semua orang ingin berperan aktif dalam pilpres tahun 2014.. malah sepertinya ini pilpres paling seru sepanjang sejarah. tiap ada berita atau kabar tentang salah satu calon presiden di media sosial... langsung sikat.. komentar semnagat sampai pedas menghina masuk dari berbagai penjuru. bahkan banyak yang tidak kenal atau tidak mengetahui, siapa yang berkomentar. tiba-tiba aja nongol.
sebenarnya sih seneng semua orang jadi ingin tahu, dan berperan aktif dalam pesta demokrasi ini. tapi banyak pula yang bertengkar, memutuskan tali pertemanan, persaudaraan. padahal siapapun presidennya tidak akan mengubah nasib kita, kecuali kita sendiri yang berusaha mengubahnya.. sangat jelas ayat ayat suci Al quran menerangkan hal ini, petunjuk bagi mereka yang beriman. jadi ngapain pusing-pusing mikirin presiden tiap hari. kalau ada yang menjelekkan pasangan pilihan kita langsung saja.. sakit hati, merasa terhina dll. woles saja... ngga usah dipikirin. masih banyak yang harus dikerjakan, dipikirin, jangan sampai tenaga dan pikiran kita habis untuk itu. banyak yang bilang jangan saling mejelekkan dan tidak suka dengan kampanya hitam seperti itu... tapi yang terjadi malah sebaliknya. Katanya jangan ada perpecahan, katanya jangan suka mencela atau menjelekan orang. Tapi kok terus dibahas. Menimbulkan perpecahan, permusuhan, situasi jadi panas tidak menyenangkan. Kenapa begitu? Ya Karna selalu dibahas, seperti tidak ada hal yang lebih penting dari itu. Tidak perlu memulai untuk membahas hal itu kelesss.. Siapapun pilihannya, ya sudah simpan dalam hati. Diam. Suarakan pada tempatnya di TPS. Kalau memang ingin dibahas, ya bahas saja dengan orang yang sependapat, selesai sudah dan tidak membuat hati gondok/pikiran panas. Tentukan sendiri Presidennya, toh tidak ada orang yang sempurna. Masing-masing punya kekurangan, aib, dan kelebihan, tinggal kita sendiri yang tentuin mana yang lebih baik diantara kekurangan dan kelebihan itu. Kalau nanti yang terpilih, ternyata tidak juga amanah.. baru menyesal… haduuuh. Please deh, akan terlihat orang yang bisa menahan diri. menahan diri untuk tidak cepat marah dan dapat menguasai emosi.. saya kira itu adalah ciri ciri orang yang dewasa dan bijak dalam bersikap. jadi
pilihan presidennya taro di hati aja ya...
07.20
Unknown
0 komentar :
Posting Komentar